Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan menyelenggarakan kegiatan penyembelihan hewan kurban dalam rangka peringatan Idul Adha 1447 Hijriah (2026 Masehi) di pelataran Kampus II, Jalan Williem Iskandar. Pada pelaksanaan tahun ini, total hewan kurban mencapai 22 ekor sapi dan 1 ekor kambing, dengan rincian alokasi sebagai berikut:
- Penyembelihan di Kampus: Sebanyak 20 ekor sapi dan 1 ekor kambing disembelih langsung di area kampus.
- Distribusi ke Desa Binaan: Sebanyak 2 ekor sapi disalurkan lebih awal ke desa binaan yang sedang masa pemulihan pascabencana banjir. Langkah ini merupakan wujud kepedulian sosial dan pengabdian masyarakat dari pihak universitas.
Peningkatan Kualitas dan Tingkat Partisipasi
Ketua Panitia Kurban, Dr. Fauzi Arif Lubis, M.A., melaporkan bahwa penyelenggaraan kurban tahun ini mengalami peningkatan signifikan, baik dari segi jumlah hewan maupun kualitas tata kelolanya. Hewan kurban tersebut berasal dari dua kelompok partisipan:
- Internal Civitas Akademika UINSU: Sebanyak 15 ekor sapi dan 1 ekor kambing yang dikumpulkan dari 106 shohibul kurban (peserta kurban).
- Mitra Eksternal: Sebanyak 7 ekor sapi yang merupakan kontribusi dari para pemangku kepentingan (stakeholders) dan tokoh masyarakat.
Dr. Fauzi juga menegaskan bahwa seluruh tahapan kegiatan—mulai dari seleksi hewan yang sehat dan sesuai syariat, hingga sistem distribusi daging—telah dipersiapkan serta dievaluasi secara matang untuk menjaga amanah peserta. Hal ini dibuktikan melalui survei lapangan yang menunjukkan tingginya kepuasan masyarakat dan peserta kurban terhadap profesionalisme panitia tahun ini.

Kehadiran Pimpinan dan Dukungan Mitra Eksternal
Kegiatan penyembelihan kurban ini dihadiri langsung oleh Rektor UINSU, Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag., didampingi oleh Wakil Rektor II, Dr. Abrar M. Dawud Faza, M.A., dan Wakil Rektor IV, Prof. Dr. Muzakkir, M.Ag.


Turut hadir perwakilan mitra perbankan, salah satunya Azis Adriansyah (Pemimpin Seksi Dana & Pembiayaan Produktif Bank Sumut Syariah) bersama Bapak Sute. Dalam sambutannya, Azis mengapresiasi kemitraan strategis dengan UINSU dan menegaskan bahwa penyediaan hewan kurban adalah bentuk komitmen perbankan dalam mendukung program keagamaan dan sosial kampus. Harapannya, sinergi ini terus berkembang untuk mendukung kemaslahatan umat dan peningkatan mutu pendidikan di UINSU.
Kebijakan Baru Kurban Tanpa Paksaan struktural
Dalam arahan tertulisnya, Rektor Prof. Nurhayati menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia, shohibul kurban, mitra perbankan (Bank Sumut Syariah, BSI, BSN, Bank Mega Syariah, BRI), serta Dewan Penyantun (Musa Rajekshah dan Haji Buyung) atas gotong royong mereka.
Beliau menyoroti sebuah fenomena positif pada pelaksanaan kurban tahun ini berkat penerapan kebijakan baru:
- Sistem Sukarela: Universitas memberikan kebebasan penuh tanpa adanya pemotongan rutin bulanan atau paksaan dari pihak rektorat kepada pejabat dan pegawai.
- Peningkatan Kesadaran: Kebijakan ini justru menghasilkan peningkatan jumlah peserta kurban. Hal ini membuktikan bahwa partisipasi murni didorong oleh keikhlasan, keimanan, dan tingginya rasa memiliki terhadap institusi.
Sasaran Distribusi dan Nilai Kepedulian Sosial
Menekankan esensi Iduladha sebagai momentum mempererat silaturahmi, pembagian daging kurban diprioritaskan agar merata dan tepat sasaran kepada berbagai elemen, meliputi:
- Pegawai, staf pramubakti, tenaga kebersihan (CS), dan satuan pengamanan (Satpam) kampus.
- Masyarakat yang berdomisili di sekitar lingkungan kampus.
- Wartawan dan jurnalis yang menjadi mitra publikasi media.
- Para pensiunan UINSU, sebagai bentuk perhatian khusus agar mereka tetap merasakan kehangatan dan keterikatan dengan keluarga besar universitas.
Melalui pendistribusian yang terarah ini, UINSU berupaya mewujudkan nilai-nilai kemanusiaan Islam secara nyata di tengah lingkungan kampus dan masyarakat luas.





